Batman Begins - Help Select
Segala sesuatu adalah mungkin, yang ada hanyalah ketidakmungkinan

Kamis, 23 Juli 2015

Dinosaurus Terbesar di Muka Bumi

Tahukah kamu Dinosaurus Terbesar di Muka Bumi?

Tahukah kamu, diperkirakan dinosarus terbesar yang pernah hidup di muka bumi adalah Argentinosaurus. Hal ini terungkap dari penggalian dan rekonstruksi ulang fosilnya yang pertama kali diketemukan tahun 1987 di Argentina.
Meskipun para ahli belum mendapatkan fosilnya secara lengkap, tetapi mereka memperkirakan beratnya sekitar 100 ton atau 17 kali berat gajah afrika, dengan panjang 45 meter dan tinggi 21 meter. Struktur tubuhnya cukup unik, dengan leher dan ekor yang cukup panjang dan berat. Ekor yang panjang membantu menyeimbangkan tubuhnya yang sangat berat
Argentinosaurus juga merupakan herbivora atau pemakan tumbuh-tumbuhan, dan termasuk grup Sauropodomorphs yang hidup sekitar 97 - 94 juta tahun lalu di sekitar Amerika Selatan (lebih tepatnya di Argentina). Untuk memenuhi kebutuhan makanannya, diperkirakan ia membutuhkan 100.000 kalori setiap hari, atau setara dengan 2.127 buah apel.Dinosarus ini hidup berkelompok,hal ini bertujuan untuk melindungi dirinya dari serangan predator lainnya 
Sumber: http://tahukahkamu.org/article.php?id=198&title=Tahukah-kamu-Dinosaurus-Terbesar-di-Muka-Bumi?, diakses jumat 24 juli 2015 pukul 6:02

Senin, 22 Juni 2015

Rahasia Kecoa


Tahukah kamu, kecoa yang suka bersarang dan menetap di tempat lembab, gelap dan kotor, ternyata memiliki sejumlah rahasia, lho!
1. Kecoa pada umumnya jarang terbang
Jika terbang, tubuh kecoa akan panas. Namun, ada sebagian kecoa yang gemar sekali terbang yang biasanya hidup di Amerika Tengah dan Selatan.
2. Kecoa penyebab global warming
Studi menunjukkan bahwa kecoa kentut rata-rata tiap 15 menit. Bahkan setelah mati, kecoa akan tetap melepaskan metana hingga 18 jam. Dalam skala global, gas dalam perut serangga diperkirakan menyumbang 20% dari semua emisi metana. Fakta ini menempatkan kecoa sebagai salah satu kontributor terbesar global warming. Kontributor besar lainnya adalah rayap dan sapi.
3. Kecoa akan mati jika telentang
Kecoa bisa mati karena tidak dapat membetulkan posisinya setelah jatuh. Tanpa kemampuan untuk mengontrol ototnya, kecoa bisa mati dalam keadaan telentang.
4. Kecoa tidak berkepala
Kecoa tidak membutuhkan kepala untuk dapat bertahan hidup. Sebagai pembanding:
Fungsi kepala bagi manusia:
  • bernapas melalui hidung dan mulut, dan pernapasan dikontrol oleh otak;
  • kehilangan kepala menyebabkan kehilangan darah secara drastis; dan
  • kita makan melalui mulut.
Fungsi kepala bagi kecoa:
  • kecoa bernapas melalui ventilator di seluruh tubuhnya dan otak tidak mengontrol fungsi ini;
  • serangga tidak memiliki tekanan darah seperti pada mamalia dan tidak akan ‘bleed out’; dan
  • sebagai seekor hewan berdarah dingin, makanan yang sedikit dapat bertahan sebulan penuh. Kecoa tanpa kepala dapat bertahan hidup cukup lama bahkan sampai 9 hari.
5. Kecoa bisa menyebabkan asma
Alergi kecoa pertama kali dilaporkan sekitar 50 tahun yang lalu dan sangat berbahaya. Alergi kecoa adalah kotorannya dan serpihan-serpihan dari bangkai kecoa yang menjadi debu dan masuk ke dalam tabung bronchial. Kepekaan terhadap debu ini memicu reaksi alergi bronkial yang dikenal sebagai asma.
6. Pertumbuhan yang super cepat
Kecoa betina dapat memproduksi 6-8 tempat telur selama 6 bulan hidupnya, yang bisa membuat 180-320 kecoa baru. Jika hanya 10 anaknya menjadi betina subur (dan itu merupakan perkiraan kecilnya – jumlahnya bisa lebih dari 100), maka akan ada ribuan ekor kecoa dalam beberapa bulan saja.
7. Kecoa adalah pelari yang sangat cepat
Penelitian menunjukkan bahwa kecepatan kecoa Amerika tercepat tercatat mendekati 2 mil per jam (75 cm per detik). Untuk ukuran tubuh segitu, itu udah tergolong sangat cepat.
8. Kecoa dapat bertahan walaupun di bom dengan bom atom
Ada pembicaraan yang menyatakan kecoa merupakan satu-satunya yang dapat bertahan hidup dalam serangan bom nuklir. Belum terbukti secara ilmiah namun ada beberapa bukti logisnya. Sel-sel hidup sensitif pada radiasi terutama ketika kecoa sedang membelah (itulah efektivitas dari radiasi pada sel kanker). Sel-sel kecoa membelah hanya pada saat siklus molting, sekitar sekali seminggu. Maka kecoa bersifat sensitif pada radiasi hanya sekitar 48 jam, atau 1/4 minggu. Manusia memiliki darah dan immine stem-cell yang membelah secara konstan. Dengan radiasi bom nuklir, semua manusia akan mati, namun hanya 1/4 dari kecoa yang akan bertahan hidup. Yang menarik, Mythbusters melakukan tes dan ternyata kecoa dapat hidup pada intensitas radiasi 10x yang dibutuhkan untuk membunuh manusia.
9. Tahan Banting
Kecoa memiliki pelindung yang kuat di punggungnya yang membuat ia tidak mudah mati dipukul. Jangan kira kecoa langsung mati ketika dipukul, ya! Beberapa menit kemudian, kecoa itu akan kembali berjalan dan kabur entah kemana.
10. Makan Kotoran
Kecoa suka makan kotoran dan sisa makanan yang berceceran. Ada juga kecoa yang senang dengan kotoran feses manusia. Terkadang makanan yang kita simpan pun dimakan kecoa jika kita tidak hati-hati menyimpan makanan.
11. Buang Kotoran Sembarangan
Tidak hanya kotoran saja yang dikeluarkan kecoa, namun juga telur kecoa yang bercangkang keras yang ditempatkan di tempat yang tersembunyi dan sulit dijangkau.
Sumber: http://tahukahkamu.org/article.php?id=195&title=Rahasia-Kecoa,diunduh selasa 23 juni 2015 pukul 8:30

Kamis, 19 Maret 2015

Fakta unik tentang International Space Station atau ISS

Tahukah kamu International Space Station yang biasa disebut dengan ISS ternyata sudah 15 tahun mengorbit bumi.
Stasiun ruang angkasa ISS yang merupakan satelit buatan manusia terbesar yang pernah mengorbit di Bumi ini merupakan program gabungan beberapa badan luar angkasa dunia, seperti NASA (badan luar angkasa Amerika Serikat), ESA (badan luar angkasa negara-negara Eropa), Roskosmos (Badan luar angkasa Rusia), JAXA (badan luar angkasa Jepang) dan CSA (badan luar angkasa Kanada). Pembangunannya dimulai sejak 20 November 1998, dengan diluncurkannya modul pertamanya, Zarya yang dibuat oleh Rusia dari Baikonur Cosmodrome di Kazakhstan.
Pada perjalanannya, pembangunan stasiun yang terletak diketinggian 330 - 435 km ini melibatkan 15 negara yang berkontribusi baik dalam tenaga ahli, modul, peralatan dan dana. Stasiun ini berfungsi sebagai laboratorium penelitian dalam kondisi lingkungan tanpa  gravitasi. Bidang penelitiannyapun bervariasi mulai dari biologi, fisika, astronomi, meteorologi dan lain-lain.
Stasiun ini pertama kali ditempati  pada 2 November 2000, terdiri dari astronot AS William Shepherd dan dua kosmonot Russia, Yuri Gidzenko dan Sergei Krikalev. Ekpredisi pertama ini diluncurkan dari Rusia melalui Soyuz pada 31 Oktober 2000. Terhitung hingga 2015, lebih dari 200 astronot/cosmonot yang sudah menyambangi ISS, 8 diantaranya adalah turis luar angkasa.
Sumber : http://tahukahkamu.org/article.php?id=165&title=Fakta-unik-tentang-International-Space-Station-atau-ISS, jumat 20 maret 2015

Senin, 09 Februari 2015

Sepak Bola, Obat Depresi Pada Pria

Apakah anda sering  merasa depresi? Bosan dengan tuntutan kerja dikantor dan target-target proyek ? Barangkali anda bisa mempertimbangkan cabang olah raga yang satu ini. Percayalah bermain sepak bola akan jauh lebih menyenangkan dari pada hanya bermalas-malasan di sofa, menonton pertandingannya lewat televisi dan menghabiskan uang untuk bertaruh.
Observasi juga dilakukan pada para relawan pria dewasa yang sebelumnya tidak mahir bermain sepak bola. Setelah masa-masa pelatihan rutin, para peserta tersebut merasa lebih bahagia dan termotivasi sehingga mereka melupakan kepenatan hidup sehari-hari. Mereka juga sering kali begitu asyik bermain hingga lupa waktu.
Walaupun pada wanita, tidak banyak perbedaan level kecemasan yang ditunjukkan pelari dan pemain sepakbola, tetapi pada pria, perbedaan itu terlihat jelas. Ternyata pria yang ikut dalam kompetisi lari lebih mudah cemas dibandingkan dengan para pemain dalam pertandingan sepak bola.
Menurut Prof. Anne Marie Elbe, dalam skala 6 untuk menunjukkan angka kecemasan, para pelari pria ada di level angka 4, sementara para pemain sepak bola ada di level 2,8. Meskipun saat mereka mengalami kecepatan detak jantung yang sama, para pemain sepak bola tidak merasa telah mengeluarkan energi sekeras usaha mereka dalam perlombaan lari.
Kelak, penelitian ini akan dilanjutkan untuk menyelidiki mengapa pria dan wanita punya respon yang berbeda terhadap olahraga sepakbola. Barangkali ini disebabkan kaum Adamlah yang terlebih dahulu memiliki pengalaman dengan olah raga ini.
Akhir kata, sepakbola tidak hanya sekedar sebuah cabang olahraga yang populer, tetapi juga sarana yang murah meriah untuk gaya hidup lebih sehat. Jadi, tunggu apa lagi, siapkan strategi anda dan GOOOOL !!!
Sumber : http://tahukahkamu.org/article.php?id=160&title=Sepak-Bola,-Obat-Depresi-Pada-Pria, Selasa 10 Februari 2015

Sabtu, 07 Februari 2015

Bagaimana Balon Udara Zeppelin dapat terbang mengudara?


Count Ferdinand von Zeppelin dikenal sebagai orang pertama yang berhasil menerbangkan sebuah balon raksasa yang disebut Dirigible pada 2 Juli 1900. Saat itu dirigible pertama di dunia itu hanya bisa bertahan di udara selama 17 menit. Dirigible pertama itu termasuk kecil karena panjangnya hanya 420 ft. Berbagai perbaikan dan penyempurnaan terus dilakukan sehingga 10 tahun kemudian dirigible sudah mampu bertahan selama 24 jam di udara. Dirigible menjadi alternatif menarik untuk transportasi udara saat itu. Count Zeppelin langsung menjadi pahlawan yang dianggap sejajar dengan fisikawan legendaris Galileo Galilei. Belakangan dirigible lebih dikenal dengan nama Zeppelin untuk mengenang jasa orang Jerman tersebut. Zeppelin seperti pada Gambar 2 mulai dijadikan alat transportasi antar benua yang digunakan secara komersil pada tahun 1928. Pada tahun 1929 The Graf Zeppelin berhasil terbang mengelilingi dunia selama 21 hari. Selama bertahun-tahun zeppelin berhasil terbang tanpa satu kali pun mengalami kecelakaan. Zeppelin yang paling terkenal adalah Hindenburg yang panjangnya mencapai 804 ft, hampir dua kali lebih panjang dari Zeppelin pertama. Hindenburg menjadi populer bukan karena panjangnya tetapi karena tragedi yang terjadi pada tahun 1937. Saat itu Hindenburg yang sedang terbang di atas Lakehurst, New Jersey, tiba-tiba meledak dan terbakar di udara. Kejadian ini menyebabkan dihentikannya semua penggunaan zeppelin sebagai alat transportasi udara. Dua tahun kemudian pesawat terbang mulai menggantikan fungsi zeppelin sebagai alat transportasi udara yang digunakan untuk mengangkut penumpang secara komersil. Itulah akhir riwayat zeppelin. Belakangan zeppelin ukuran kecil hanya digunakan untuk menerbangkan berbagai spanduk iklan/reklame. Kadang-kadang spanduk-spanduk itu juga digunakan untuk mengumumkan berbagai peristiwa penting, misalnya Olimpiade. Tragedi Hindenburg telah menenggelamkan masa depan zeppelin.
Semua zeppelin yang pernah digunakan sebagai alat transportasi komersil merupakan balon raksasa yang berisi gas hidrogen. Ini merupakan penyebab meledaknya Hindenburg. Gas hidrogen yang memenuhi balon udara itu merupakan gas yang sangat mudah terbakar. Fakta ini sudah diketahui oleh para penerus Count Zeppelin. Mereka sudah menyadari bahwa gas hidrogen seharusnya diganti dengan gas yang lebih stabil seperti gas helium. Tetapi saat itu gas helium hanya terdapat di Texas dan Kansas, Amerika. Amerika saat itu masih bermusuhan dengan Jerman, apalagi dengan adanya sejarah militer zeppelin yang pernah membom London dan Paris pada masa Perang Dunia I. Hal inilah yang membuat Amerika enggan memberikan cadangan heliumnya pada Jerman. Mengapa gas helium ini dianggap paling pantas menggantikan gas hidrogen yang mudah terbakar itu?
Gas hidrogen merupakan gas yang paling ringan karena jumlah proton, netron, dan elektron yang menyusun atom hidrogen sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah proton, netron, dan elektron yang menyusun atom-atom lainnya. Udara tersusun dari berbagai macam gas, tetapi gas yang paling banyak terdapat di udara adalah gas nitrogen. Kandungan gas nitrogen dalam udara mencapai 80%. Jumlah proton dan elektron yang menyusun atom nitrogen jauh lebih banyak dari atom hidrogen sehingga massa atom relatif nitrogen empat belas kali lebih besar dari massa atom relatif hidrogen. Gas yang lebih ringan pasti langsung naik ke atas. Ini sama saja dengan asap rokok yang selalu bergerak secara alami ke arah atas karena molekul-molekul pada asap rokok lebih berat dari molekul-molekul gas-gas yang ada di udara. Itulah sebabnya asap rokok tidak pernah turun ke bawah kecuali jika ditiup. Gas hidrogen sangat mudah ‘terbang’ di udara karena ringannya massa atom-atomnya. Balon yang diisi gas hidrogen dapat terbang sambil membawa beban berat. Tetapi gas hidrogen juga sangat mudah terbakar. Gas helium merupakan gas kedua teringan yang hanya lebih berat dari hidrogen (massa atom relatif helium empat kali lebih besar dari massa atom relatif hidrogen). Walaupun gas helium lebih berat dari gas hidrogen, gas-gas lainnya masih lebih berat lagi dari gas helium sehingga helium masih dapat ‘terbang’ di udara sambil membawa beban pula. Selain itu, helium termasuk dalam golongan gas mulia, yaitu gas yang paling stabil dan tidak mudah bereaksi. Ini berarti gas helium tidak mudah terbakar seperti gas hidrogen. Inilah yang menjadikan balon helium pilihan terbaik sebagai pengganti balon hidrogen. Balon helium dengan diameter 24 ft (Gambar 1) dapat terbang dengan membawa beban yang massanya mencapai 455 lbm. Semakin besar volume (diameter) balon, semakin besar pula beban yang bisa diangkatnya. Balon helium yang memiliki diameter 100 ft mampu mengangkat beban dengan massa mencapai 33.000 lbm.
Tragedi Hindenburg memang menakutkan, tetapi ternyata mimpi untuk membangun mesin terbang yang lebih ringan dari udara masih tetap hidup sampai saat ini. Dirigible ukuran besar pun mulai dibuat kembali sejak awal abad ke-20. Proyek lighter-than-air ini berusaha mengembalikan masa-masa kejayaan zeppelin sebelum meledaknya Hindenburg. Kali ini dengan rancangan teknik yang lebih canggih dan lebih aman supaya tragedi yang menakutkan itu tidak terulang kembali. Gas helium yang saat ini sudah tidak lagi dimonopoli Amerika kini digunakan untuk mengisi balon raksasa ini. Lebih dari 19 juta ft3 gas helium akan memenuhi balon udara masa depan ini. Kulit yang membungkus gas helium ini tentu saja berbeda dengan bahan yang biasanya digunakan untuk membuat balon helium biasa. Kulit pembungkus ini terbuat dari bahan khusus yang tersusun dari banyak lapisan film yang mirip dengan bahan karet. Bahan setebal 1/16 inci ini sangat rapat (bersifat airtight) sehingga dapat gas helium tidak dapat menyusup keluar melalui sela-sela bahan selama proses penerbangan. Zeppelin terbaru ini merupakan zeppelin terbesar dengan panjang mencapai 853 ft (260 meter) dan diameter maksimum 213 ft (65 meter). Bentuk balon raksasa ini hampir sama dengan Hindenburg yang memiliki hidung (nose cone) yang lebih runcing supaya lebih streamline sehingga dapat mengarungi udara dengan lebih mulus. Dirigible terbaru ini akan digerakkan oleh 16 mesin turbin sehingga mampu terbang pada kecepatan 90 km per jam. Dirigible ini juga dilengkapi lagi dengan ekor yang berfungsi untuk mempertahankan kestabilannya di udara dan meningkatkan kelincahan geraknya sehingga bisa berputar-putar dengan mudah.
Dirigible ini akan dijadikan alat pengangkut kargo (Gambar 3) atau Cargo Lifter Airship. Itulah sebabnya dirigible ini dibuat dalam ukuran sangat besar. Walaupun demikian, dirigible generasi baru ini tidak ditujukan untuk menggantikan fungsi pesawat-pesawat kargo yang sudah ada saat ini. Cargo Lifter Airship akan lebih difungsikan sebagai pelengkap kereta barang dan kapal-kapal barang untuk mengangkut kargo ke daerah-daerah yang sulit dijangkau. Dengan menggunakan Cargo Lifter Airship yang lincah dan berkapasitas besar ini (dapat memuat beban sampai 160 ton) daerah-daerah tersebut dapat dijangkau dengan lebih mudah.
Kemungkinan digunakannya dirigible sebagai alat transportasi komersil yang setara dengan pesawat terbang biasa pun masih terbuka lebar. Menurut survey, masih banyak orang yang sangat tertarik untuk terbang dengan zeppelin. Ini berarti kejayaan zeppelin masih dapat berlanjut di masa depan. (***)
Sumber : http://tahukahkamu.org/article.php?id=47&title=Bagaimana-Balon-Udara-Zeppelin-dapat-terbang-mengudara?;minggu 08 februari 2014

Jumat, 06 Februari 2015

Mendayung dengan fisika

Olahraga dayung semula dikenal sebagai suatu cara transportasi dan penyelamatan diri selama masa peperangan di laut. Negara-negara seperti Yunani dan Viking dikenal dengan perahu-perahu dayungnya yang dikemudikan oleh banyak pedayung handal (mencapai 30 pedayung dalam 1 perahu). Kegiatan mendayung ini mulai dijadikan suatu bentuk olahraga di River Thames, Inggris. Sejak saat itu olahraga dayung menjadi olahraga paling populer di Inggris. Berbagai perkembangan dalam teknik mendayung ternyata didasari oleh berbagai konsep fisika yang diaplikasikan dalam olahraga ini.
Faktor utama yang paling mempengaruhi kecepatan perahu adalah daya dorong perahu (propulsion). Mekanisme pergerakan perahu dalam air mengikuti Hukum III Newton tentang aksi dan reaksi. Menurut hukum ini, setiap gaya aksi selalu mendapatkan gaya reaksi yang besarnya sama tetapi pada arah yang berlawanan. Dalam proses mendayung, pedayung memindahkan sejumlah massa air ke belakang (gaya aksinya) sebagai reaksinya air akan  mendorong perahu maju. Untuk menggerakan perahu dengan massa total (termasuk massa pedayung) 100 kg, dengan kecepatan 1 m/det, kecepatan dayung (kecepatan air yang dilontarkan)  yang dibutuhkan 10 m/det jika massa air tersebut sebesar 10 kg. Atau kecepatan dayungnya 5 m/det jika massa air tersebut 20 kg. Disini kita mempunyai kebebasan menentukan kecepatan dayung kita untuk mencapai kecepatan optimum.
Dalam menentukan kecepatan dayung yang optimum konsep lain yang perlu diperhatikan adalah konsep energi kinetic. Pada kasus 1, besarnya energi yang dibutuhkan  adalah 550 Joule, sedangkan energi yang dibutuhkan  untuk kasus 2 adalah 300 Joule. Besarnya energi kinetik yang terlibat pada kasus 1 hampir dua kali lipat energi yang terlibat di kasus 2. Hal ini menunjukkan bahwa teknik yang lebih efisien adalah dengan mendayung perlahan tetapi jumlah massa air yang dipindahkan diperbesar. Ini merupakan dasar yang menjadi alasan dipilihnya ukuran ujung dayung yang lebih besar (Hatchet Blade) supaya dapat memindahkan air dalam jumlah yang lebih banyak.
Faktor lain yang juga mempengaruhi kecepatan pergerakan perahu adalah hambatan (resistance) akibat gaya tarik (drag) air. Ada tiga macam hambatan drag, yaitu skin drag (karena gesekan antara air dengan perahu), form drag (turbulensi), dan wave drag (hilang energi pada pembentukan ombak). Dari ketiganya, hambatan yang terbesar dihasilkan oleh skin drag. Besarnya hambatan ini sebanding dengan kuadrat kecepatan perahu  dan bergantung pada bentuk kerangka perahu. Untuk mendapatkan kecepatan gerak yang konstan (tidak ada percepatan) diperlukan gaya yang besarnya sama dengan besarnya hambatan tersebut.  
Pada suatu pertandingan dayung, kecepatan mendayung dapat bertambah maupun berkurang (semakin cepat atau semakin lambat) selama pertandingan berlangsung. Analisa menggunakan konsep fisika menunjukkan bahwa perubahan kecepatan sangat tidak efektif dalam hal penggunaan energi. Ada persepsi yang menganggap bahwa untuk dapat memenangkan pertandingan, kecepatan mendayung harus ditingkatkan saat garis finish semakin dekat. Misalnya pada menit pertama kecepatan mendayung adalah 4 m/det. Kecepatan ini kemudian ditingkatkan menjadi 6 m/det pada menit yang kedua. Selama dua menit tersebut jarak yang ditempuh adalah 600 m. Total kerja yang dilakukan adalah 16800 Joule. Jarak yang sama sebenarnya dapat pula ditempuh oleh perahu yang sama tanpa perubahan kecepatan selama dua menit tersebut (misalnya kecepatan konstan pada 5 m/s selama dua menit). Kerja yang harus dilakukan pada sistem yang bergerak dengan kecepatan konstan ini adalah 15000 Joule. Ilustrasi ini menunjukkan bahwa penggunaan kecepatan yang konstan sepanjang lintasan merupakan teknik yang lebih efektif karena membutuhkan kerja (dan daya) yang lebih sedikit untuk menempuh jarak yang sama. Pertambahan kecepatan di saat-saat akhir menjelang finish hanya menghasilkan kelelahan yang lebih bagi para pedayung karena kerja yang harus dilakukan lebih besar.
Sumber : http://tahukahkamu.org/article.php?id=24&title=Mendayung-dengan-fisika, sabtu 07 februari 2015

Minggu, 01 Februari 2015

Bintang Tertua Masih Bersinar

Rahasia keabadian dan umur panjang sesungguhnya tak jauh dari pemandangan anda. Tak percaya? Tataplah langit malam yang cerah. Kehidupan kita yang begitu fana, sekian tahun menjalani masa kanak-kanak, beberapa tahun pencarian jati diri masa remaja, lalu usia produktif beberapa puluh tahun hingga akhirnya masa pensiun seakan tertelan bila dibandingkan dengan kedahsyatan bintang-bintang yang telah bertahan hidup milyaran tahun.
Bahkan bintang tertua pun masih bersinar. Benarkah demikian?
Berbicara tentang kemilau dari masa lalu, anda harus tahu bahwa para sesepuh bintang yang panjang umur ini tinggal di rumah yang sangat jauh, sekitar 13,4 triliun tahun cahaya dari galaksi bima sakti.
Hasil temuan ini bertentangan dengan hipotesis selama ini yang menyatakan bahwa bintang-bintang yang lahir sejak awal kejadian alam semesta telah tewas sejak jutaan tahun yang lalu.
Dalam simulasinya, Paul Clark dari University of Heidelberg bekerjasama dengan  Thomas Greif , astrofisikawan dari Max Planck Institute menunjukkan bahwa awan galaksi di awal alam semesta mengandung beberapa “embrio” bintang.
Bayi-bayi bintang yang dinaungi oleh awan ini letaknya berdekatan sehingga gravitasi yang diciptakan ini akan mendepak keluar embrio yang paling kecil. Akibatnya, calon bintang yang malang itu bahkan tak punya kesempatan untuk menjadi bintang berumur pendek sekalipun. Namun, yang tak terduga adalah bintang kerdil ini justru dapat bertahan hidup hingga hari ini bila mereka mengatur diri untuk bertumbuh tanpa melewati batas 80 persen dari massa awan yang menjadi “ rahim” mereka.
Menurut Simon White, astrofisikawan dari Max Planck Institute, bila masih ada bintang-bintang pertama di alam semesta yang masih hidup hingga hari ini, cahaya yang dipancarkan merekapun masih dapat memenuhi syarat untuk tertangkap oleh teleskop bumi. Namun, hanya spektrum beresolusi tinggi yang dapat mendeteksi perbedaan bintang-bintang purba. Tentunya karena para bintang tua ini hanya memiliki hidrogen dan helium, tak seperti cucu-cucu mereka yang masih muda, mereka memiliki banyak unsur lain yang lebih berat.
White juga berpendapat bahwa kini PR untuk para astronom adalah mengembangkan strategi baru untuk menentukan bintang-bintang manakah di pusat galaksi bimasakti yang merupakan “sesepuh” paling senior?
Studi yang menarik ini dilaporkan secara online dalam jurnal science yang dipublikasikan oleh situsarXiv.org.
sumber :http://tahukahkamu.org/article.php?id=153&title=Bintang-Tertua-Masih-Bersinar,senin 2 februari 2015
 
GASING | Design : Alpianus